SELAMAT DATANG kepada CALON PENGUSAHA KULINER Indonesia.... WELCOME TO YOGYAKARTA - SELAMAT DATANG di Pusat Belajar, Kursus dan Pelatihan KULINER NO.1 di Indonesia

FARAH QUINN COOKING

Thursday, April 3, 2014

Ayam Goreng Babeh, Pavorit Anak Muda Depok

Ayam Goreng Babeh, Pavorit Anak Muda Depok


ayam goreng babehdepokraya.com-Depok memang sudah terkenal jadi kota kuliner. Apapun jenis makanan ada di sini. Tidak heran kalau kemudian pada hari Sabtu dan Minggu tingkat kemacetan di Depok sangat parah. Coba lihat di kiri-kanan Jalan Margonda, hampir separoh bangunan yang ada di situ kini sudah berubah menjadi kawasan kuliner.Mobil parkir sepanjang jalan, karena tidak semua restoran atau rumah makan di situ mempunyai lahan parkir yang memadai.

Jenis makanan di Depok sangat beragam, mulai dari makanan tradisional sampai makanan mancanegara. Mulai dari emperan toko, sampai mall, seperti di Margo City, Mall Depok, ITC Depok, Detos dan sebagainya. Tapi jangan salah, makanan enak itu tidak mesti selalu ada di jalan-jalan utama. Kadang makanan yang diusung dengan gerobak dorong pun menjadi pilihan pavorit, terutama di kalangan anak-anak muda.



Ayam Goreng Babeh misalnya, hanya pakai gerobak dorong, kemudian mangkal di pertigaan Jalan Mangga Raya dengan Jalan Delima Raya, Depok satu dekat lapangan RW. Tapi ramainya minta ampun. Jam dagangnya hanya dari pukul 17.00 wib sampai 20.00 wib. Setelah itu? Sudah habis. Gerobak pun sudah di dorong ke rumahnya.

Ayam Goreng Babeh sebenernya hanya menjual ayam goreng potongan dan sate daleman (usus, ati, kulit, tunggir, dll). Tapi soal rasa? Wueehh, luar biasa, gurih gan dan pas banget di lidah. Yang khasnya justru pada bumbunya yang dibuat seperti kuah sate. Harganya pun sangat terjangkau oleh anak-anak SMA atau mahasiswa. Satu tusuk ampela atau kulit misalnya, hanya Rp 2.000. Ayam goreng hanya Rp 6.000, kecuali sayap hanya Rp 3.000. Yang paling pavorit adalah sate kulit, karena rasanya gurih dan empuk. Tidak sadar bisa-bisa satu kali nongkorong itu, puluhan tusuk bisa habis.

Artikel Terkait :   Walikota Depok Hentikan Program ODNR dan ODNC
Setiap hari, bebah menghabiskan 16 ekor ayam dan 60 kilogram kulit ayam. Bayangkan, kulit ayam seringan begitu habis sampai 60 kilogram per hari. Karena merasa sudah mulai tua, babeh kini lebih sering sebagai pengawas saja, anakn-anaknya yang berjualan, salah satunya Budi. Anak babeh yang lain jualan yang sama di dekat Jalan Tole Iskandar dan Jalan Tanah Baru. ”Alhamdullah sudah 3 lokasi kita tempat berjualan,” kata Babeh kepada depokraya.com.

Kenapa disebut Ayam Babeh, karena pedagang ayam goreng itu memang dipanggil babeh oleh anak-anak SMA dan mahasiswa yang menjadi pelanggan utama si babeh. Nama aslinya Abud, usia 60 tahun. Si Babeh sebenarnya sudah merintis usaha itu sejak tahun 2006, tapi karena kurang beruntung, si babeh mecoba perantauan ke kota lain dengan dagangan yang sama. Tidak lama kemudian babeh kembali ke Depok. Baru dua tahun terakhir, bisnis ayam goreng babeh ini booming di Depok dan sangat terkenal di kalangan anak-anak muda.

Mau coba ayam goreng bebeh, datanglah sekitar pukul 17.00 wib ke Jalan Mangga Raya dekat pos RW. Kalau anda membawa mobil, silakan parkir di lapangan bulu tangkis RW karena memang sudah disiapkan sebagai tenpat parkir. Hari Minggu babeh istirahat, tidak jualan. (red)

Wednesday, April 2, 2014

Usaha Sea Food yang Menjanjikan

Usaha Sea Food yang Menjanjikan


Di Indonesia, makanan laut atau biasa disebut sea food adalah termasuk makanan yang banyak digemari orang.  Tidak hanya di Indonesia saja, bahkan di luar negri sea food menjadi primadona di bebagai negara. Bagi kita yang bertempat tinggal di Indonesia dimana mayoritas beragama islam, tersedia target pasa yang luas mengingat di dalam islam, masalah halal haram tidak jadi masalah untuk makanan laut karena semua makanan yang berasal dari laut itu halal. Bagi yang jeli melihat peluang, hal ini bisa menjadi peluang usaha yang sangat menguntungkan. berikut ulasan mengenai peluang usaha seafood.



Target konsumen usaha seafood

Semua orang bisa menjadi target konsumen kita. Tentunya orang – orang yang tidak memiliki masalah dengan sea food, seperti alergi, vegetarian, dan sebab – sebab lainnya.
Cara memulai usaha sea food

Jika anda berfikir bahwa modal bisnis ini mahal, karena pasti berbentuk restoran, anda patut menyimak atikel ini sampai habis. Tentu saja jika usaha sea food anda berbentuk restoran akan memberikan nilai tambah bagi pelanggan berupa kenyamanan akan tetrapi jika modal anda tidak terlalu besar, anda sebaiknya jeli dalam memilih tempat karena kita juga bisa memulainya dengan berjualan sea food di pinggir jalan.

Hal pertama yang harus anda siapkan adalah kolam yang mudah dibawa karena tempat kita bejualan tidak pemanen. Sediakan beberapa kolam untuk memisahkan masing masing jenis hewan untuk menghindari kematian. Hal ini juga difungsikan agar pelanggan bisa memilih sendiri makanan yang ingin dimakan dan kesegaran hewan yang terjaga karena hewan masih hidup ketika akan dimasak.

Selanjutnya anda juga harus melengkapi peralatan seperti jaring, meja, kursi, dan peralatan makan. Jika anda tidak punya waktu untuk memasak makanan atau anda bahkan tidak bisa memasak, ada baiknya anda mempekerjakan pegawai yang bisa memasak sea food.
Hambatan dalam usaha sea food

Karena ini adalah bisnis makanan maka yang bisa menjadimasalah adalah cita rasa dari makanan tersebut harus terjaga dan tetap enak. Ada kalanya pula dalam kita mencari bahan baku tidak selalu mudah.
Kunci sukses usaha seafood

Rasa bisa menjadi hambatan naun ini juga merupakan kunci sukses dalam bisnis ini. Rasa adalah segalanya. Selain itu faktor kenyamanan dan kebersihan jugaenjadi faktor penunjang yang sangat tinggi. Pelanggan perlu merasa yakin dengan apa yang mereka makan, apakah cukup higenis dan sehat.

Sebagai penunjang anda juga bisa memberikan fasilitas kepada pelanggan untuk dapat menangkap sendiri apa yang ingin mereka makan. Banyak orang menyukai ini karena ada faktor kesenangan dalam menangkap dan mendapatkan hewan yang berusaha menghindari tangkapan mereka.
Baca juga: Usaha Rumahan Jual Es Batu
Analisis BEP

Modal awal
Tempat, bahan baku, dan peralatan sekitar Rp. 15.000.000

Biaya operasional per bulan
Bahan baku Rp. 15.000.000
Gaji pegawai Rp. 2.000.000
Retribusi tempat Rp. 1.000.000

Omzet per bulan Rp. 20.000.000
Laba  per bulan Rp. 2.000.000
Analisis BEP 7,5 BULAN

Itu dia sedikit ulasan yang bisa saya bagikan mengenai peluang usaha sea food. Jika artikel ini bermanfaat, harap luangkan waktu anda sejenak untuk sekedar memberi like, share, atau g+1 +Google  di sidebar bagian atas blog ini. Semoga bermanfaat. profbisnis.com

Tuesday, April 1, 2014

Resep Udang Asam Manis


Resep Udang Asam Manis


Mengolah masakan berbahan dasar udang tidaklah sulit. Karena cita rasa udang yang manis dan gurih, maka dengan bumbu simple pun akan terasa enak. Selain itu memasak udang tidak diperlukan waktu yang lama. Contohnya resep udang asam manis ini.

Udang bergizi tinggi karena mengandung asam lemak Omega-3, vitamin D dan vitamin B12. Selain itu juga memiliki protein rendah lemak dan rendah protein. Namun bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi, disarankan untuk tidak mengkonsumsi udang terlalu banyak.
Resep Udang Asam Manis


Print
Waktu persiapan
15 minit
Waktu memasak
15 minit
Waktu total
30 minit

Penulis: DebbZie
Macam resep: Main
Cuisine: Chinese
Saran penyajian: 2
Bahan-bahan
Bahan:
300 gram udang ukuran sedang, belah punggungnya
2 siung bawang putih, cacah halus
1 cabai merah besar, iris tipis
1 buah jeruk nipis, peras airnya
2 sdm minyak goreng

Saus:
1 sdt saus ikan
½ sdt saus inggris
3 sdm saos tomat
1 sdt gula pasir
¼ sdt garam
¼ sdt merica bubuk
3 sdm air

Cara membuat


  1. Bersihkan udang dan belah bagian punggung
  2. Panaskan minyak dan goreng udang sebentar sampai berubah warna, angkat, sisihkan
  3. Tumis bawang putih sampai harum, tambahkan cabai merah. Masak hingga layu
  4. Tambahkan saus ikan, saus inggris, saus tomat, gula, garam, merica dan air. Aduk hingga rata
  5. Masukkan udang, aduk rata sampai matang dan meresap
  6. Angkat dan hidangkan


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...